Site icon Info Bet Gratis – Main Zeus Gacor

Menu Buka Puasa yang Salah Bisa Picu Gula Darah Naik Turun Drastis

Liputan6.com, Jakarta – Memilih menu buka puasa yang tepat sangat penting agar tubuh tetap sehat selama Ramadan. Dietisien dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Luthfianti Diana Mauludiyah, SGz, RD, mengingatkan masyarakat untuk tidak berlebihan mengonsumsi makanan manis saat berbuka.

“Jika ingin konsumsi manis, cukup satu porsi kecil saat buka. Tidak perlu tambahan manis lagi saat sahur,” kata Fiana dikutip dari Antara pada Senin, 23 Februari 2026.

Menurutnya, menjaga frekuensi konsumsi gula juga penting. Makanan manis sebaiknya dikonsumsi sesekali, bukan setiap hari dalam porsi besar.

Fiana menjelaskan bahwa setelah berpuasa sekitar 12 s.d 14 jam, kadar glukosa darah dalam tubuh menurun. Oleh sebab itu, tubuh memang membutuhkan sumber energi cepat. “Setelah puasa 12–14 jam, kadar glukosa darah menurun, tubuh butuh sumber energi cepat,” tambahnya.

Gula sederhana memang bisa dengan cepat meningkatkan kadar glukosa darah. Namun, lonjakan gula yang terlalu cepat justru bisa memicu masalah.

“Tapi masalahnya jika lonjakan gula darah cepat mengakibatkan insulin meningkat sehingga gula darah bisa turun lagi dengan cepat yang mengakibatkan cepat lapar, ngantuk, atau lemas,” ujarnya.

Artinya, terlalu banyak makanan manis dalam menu buka puasa justru bisa membuat tubuh tidak stabil dan mudah lemas kembali.

Exit mobile version