Yogyakarta, 23 Mei 2026 – Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, melakukan pertemuan dan santap malam bersama Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Jumat malam (22/5/2026).
Megawati bersama rombongan tiba di Keraton sekitar pukul 19.15 WIB dan disambut langsung oleh Sri Sultan yang didampingi permaisuri Keraton Yogyakarta, GKR Hemas.
Disambut Hangat di Pendopo Keraton
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Sri Sultan dan GKR Hemas menyalami Megawati beserta seluruh rombongan yang hadir.
Sri Sultan kemudian memperkenalkan anggota keluarga Keraton, mulai dari putri keduanya GKR Condrokirono, putri bungsunya GKR Bendara, hingga menantunya KPH Purbodiningrat.
Sementara itu, Megawati hadir bersama putranya M. Prananda Prabowo dan istrinya Nancy Prananda, cucunya Pinka Hapsari, dua keponakannya Puti Soekarno dan Romy Soekarno, serta politisi PDIP Bintang Puspayoga.
Dijamu Wedang Semlo Favorit Sri Sultan
Sebelum makan malam dimulai, Megawati dan rombongan terlebih dahulu menikmati jamuan wedang semlo di pendopo Keraton.
Minuman tradisional tersebut terbuat dari campuran pisang, jahe, kayu manis, gula jawa, daun pandan, dan sereh. Wedang semlo diketahui menjadi salah satu minuman favorit Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Suasana malam di pendopo terasa semakin hangat dengan alunan musik gamelan yang dimainkan pelan di sekitar area Keraton.
Sesekali terdengar suara tawa dari para tamu yang menikmati obrolan santai, termasuk celetukan ringan dari GKR Bendara yang mencairkan suasana.
Santap Malam Berlangsung 3,5 Jam
Usai menikmati wedang semlo, Sri Sultan mengajak Megawati dan rombongan menuju Pendopo Kraton Kilen untuk makan malam bersama.
Sri Sultan dan GKR Hemas duduk satu meja bersama Megawati, M. Prananda Prabowo, Nancy Prananda, serta GKR Condrokirono.
Jamuan makan malam berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Percakapan santai di antara kedua keluarga berlangsung cukup lama, bahkan mencapai sekitar 3,5 jam.
Pertemuan tersebut menjadi salah satu momen hangat yang memperlihatkan hubungan dekat antara keluarga Megawati dan keluarga Keraton Yogyakarta.

