Mbappe : Keliru Jika Xabi Alonso Dianggap Gagal di Real Madrid

Diposting pada

Xabi Alonso hanya bertahan setengah musim sebagai pelatih Real Madrid. Kylian Mbappe menepis anggapan bahwa Alonso sudah gagal di Madrid.
Alonso resmi diberhentikan Madrid menyusul kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, sepekan lalu. Mantan gelandang top Spanyol itu harus angkat kaki jauh-jauh sebelum masa kontraknya berakhir, yakni pada musim panas 2028.

Kepergian Alonso diyakini dipengaruhi oleh buruknya situasi ruang ganti Los Blancos. Alonso santer dikabarkan tidak akur dengan sejumlah pemain senior Madrid seperti Vinicius Junior dan Federico Valverde.

Real Madrid kemudian mempromosikan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih tim utama, menggantikan Alonso. Debut Arbeloa ditandai dengan eliminasi Madrid dari Copa del Rey usai dipermalukan Albacete 2-3, sebelum memenangi laga LaLiga pertamanya usai Mbappe cs menumpas Levante 2-0.

Penyerang Madrid, Kylian Mbappe, tidak setuju apabila Xabi Alonso dianggap gagal. Alonso lebih dulu hengkang sebelum Real Madrid dalam fase penentuan gelar-gelar juara kompetisi utama.

“Dari mana Anda mendapat ide bahwa ada masalah di antara para pemain dengan pelatih? Untuk menganggap Xabi tidak sukses itu tidak benar,” sebut mantan bintang Paris Saint-Germain ini dilansir AS.