Jakarta – Real Madrid melanjutkan start sempurna di La Liga 2026/2027 dengan kemenangan telak 4-0 atas Malaga di Santiago Bernabeu, Sabtu (30/8/2026) malam WIB. Los Blancos tampil dominan pada babak pertama dengan mencetak tiga gol.
Jude Bellingham kembali menjadi pemain yang paling menonjol dalam kemenangan tersebut. Gelandang asal Inggris itu mencetak gol pembuka, berperan dalam gol kedua yang menjadi gol bunuh diri Alfonso Herrero, dan mendapat standing ovation ketika ditarik keluar.
Namun, kemenangan besar itu tidak membuat Bellingham sepenuhnya puas. Pemain berusia 23 tahun tersebut menilai Real Madrid mengalami penurunan performa yang cukup drastis pada fase akhir pertandingan.
Madrid memang mampu menambah gol keempat melalui Arda Guler pada menit ke-90+1. Meski demikian, Bellingham tetap menyoroti penampilan timnya yang dianggap jauh dari standar pada 20 menit terakhir.
Bellingham tampil impresif sejak awal musim di bawah Jose Mourinho. Salah satu faktor yang membuatnya semakin nyaman adalah kebebasan bergerak yang diberikan sang pelatih dalam sistem permainan Real Madrid.
Usai pertandingan, Bellingham menjelaskan peran barunya kepada Real Madrid TV. Ia mengaku bisa bergerak lebih leluasa, baik mendekati kotak penalti maupun turun membantu permainan dari area yang lebih dalam.
“Sekarang saya bermain sedikit lebih bebas, dengan keleluasaan untuk bergerak lebih jauh ke depan atau ke belakang lapangan, tergantung pada kebutuhan tim. Saya sangat menikmatinya, itulah sebabnya saya bermain dengan baik,” ujarnya.
Kebebasan tersebut membuat Bellingham dapat terlibat dalam lebih banyak fase permainan. Golnya ke gawang Malaga menjadi contoh bagaimana pergerakan agresifnya ke sepertiga akhir lapangan mampu memberikan ancaman nyata.

