Liputan6.com, Jakarta – Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera, Amran, memastikan 280 fasilitas kesehatan (faskes) yang terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera kini telah kembali beroperasi normal dan siap melayani masyarakat.
Amran merinci, total faskes terdampak di tiga provinsi tersebut mencapai 280 unit yang terdiri dari rumah sakit dan puskesmas, dengan rincian 141 unit di Aceh, 67 unit di Sumatera Utara, serta 72 unit di Sumatera Barat.
“Kondisi status fungsional, seluruh faskes, rumah sakit dan puskesmas dalam kondisi fungsional,” kata Amran, dikutip dari Antara, Kamis (29/1/2026).
Meski demikian, Amran mengatakan ada dua faskes di Aceh yang mendapatkan perhatian khusus dari satgas, yakni Puskesmas Lokop di Desa Lokop, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur dan Puskesmas Jambur Lak-lak, di Desa Jambur Lak-lak, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.
Menurut dia, kedua faskes tersebut sudah beroperasi namun pelayanan kesehatan di dua tempat itu terpaksa dilakukan di luar gedung, karena bangunan faskes masih dalam proses perbaikan.
“Ini pelayanan dilakukan di luar gedung. Artinya berfungsi tapi masih di luar gedung,” ujarnya.
Sedangkan seluruh faskes rumah sakit dan puskesmas di Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat, dilaporkan telah berfungsi dengan baik.
Arman memastikan Satgas akan terus memantau dan mendampingi seluruh faskes tersebut untuk memastikan layanan kesehatan di wilayah terdampak tetap terjaga selama masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.










