Liputan6.com, Jakarta – Kisah transfer Gareth Bale pada musim panas 2013 selalu identik dengan kepindahannya yang memecahkan rekor dunia ke Real Madrid. Namun di balik transfer tersebut, ada cerita menarik yang jarang diketahui publik yakni kepindahan ke MU.
Manchester United ternyata sempat mencoba membajak kesepakatan tersebut. Bahkan, Setan Merah dikabarkan mengajukan tawaran yang lebih besar kepada Tottenham dibandingkan Real Madrid.
Saat itu Bale memang menjadi salah satu pemain paling diburu di Eropa. Penampilannya bersama Tottenham Hotspur pada musim 2012/2013 membuat banyak klub elite tertarik merekrutnya.
Meski demikian, kepindahan Bale ke Old Trafford akhirnya tidak pernah terwujud. Ada satu faktor penting yang membuat transfer tersebut gagal terjadi.
Pada akhir musim 2012/2013, Gareth Bale berada di puncak performanya. Pemain asal Wales tersebut mencetak 26 gol dalam 44 penampilan untuk Tottenham di semua kompetisi.
Performa luar biasa itu membuat dua klub raksasa langsung bergerak. Manchester United yang saat itu baru memulai era David Moyes ikut bersaing dengan Real Madrid.
Bale kemudian mengungkapkan bahwa United sebenarnya menunjukkan keseriusan besar untuk merekrutnya. Bahkan tawaran yang diajukan ke Tottenham lebih tinggi dibandingkan yang diberikan Madrid.
“United dan Madrid adalah dua tim [yang tertarik]. Saya memang berbicara dengan United, ya. Mereka sebenarnya menawar lebih tinggi daripada Madrid,” kata Bale.

