Liputan6.com, Jakarta – Area “zona merah” di sepanjang pesisir pantai Palabuhanratu kini dalam pengawasan ketat. Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, patroli langsung menyisir kawasan pantai untuk memastikan tidak ada wisatawan yang nekat berenang di titik rawan arus kuat.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kecelakaan laut di tengah membludaknya pengunjung pada momen libur Lebaran. Kapolres menegaskan, keselamatan nyawa harus menjadi prioritas utama di atas euforia liburan.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan seluruh wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman. Namun kami tegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Samian saat memantau situasi, Senin (23/3/2026).
Kondisi pantai Palabuhanratu yang memiliki karakteristik ombak besar dan arus bawah laut yang kuat menjadi perhatian serius.
Polisi meminta wisatawan untuk benar-benar mematuhi rambu peringatan yang telah dipasang di titik-titik berbahaya.
“Jangan pernah abaikan rambu peringatan. Jika sudah ada tanda larangan, itu berarti area tersebut berisiko tinggi. Jangan sampai liburan yang seharusnya menyenangkan justru berubah menjadi musibah,” tegasnya.
Selain risiko tenggelam, polisi juga mengingatkan para orang tua agar tidak lengah mengawasi anak-anak mereka saat bermain di tepi air.

