Liputan6.com, Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan angka kecelakaan selama momen perjalanan libur Lebaran 2026 mengalami penurunan sebesar 6,31 persen, disertai turunnya fatalitas hingga 31,19 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Yang paling membahagiakan mungkin bisa kami sampaikan bahwa terjadi penurunan angka kecelakaan yang pada lebaran tahun ini sebesar 6,31 persen penurunan kecelakaan dan juga fatalitas terjadi penurunan cukup besar sebesar 31,19 persen,” kata Dudy di Kantor Kementerian Perhubungan, Senin (30/3/2026).
Data Kementerian Perhubungan menunjukkan, penurunan tersebut terjadi di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik. Total pergerakan masyarakat tercatat mencapai 147,55 juta orang, atau meningkat 2,53 persen dibandingkan hasil survei sebelumnya sebesar 143,92 juta orang.
Selain itu, penggunaan angkutan umum juga mengalami kenaikan sebesar 10,87 persen dibandingkan tahun lalu. Peningkatan ini mencerminkan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat sekaligus meningkatnya peran transportasi publik selama musim Lebaran.
Menhub menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini.
“Alhamdulillah, kolaborasi yang sangat baik, sehingga kami bisa mewujudkan Angkutan Lebaran dengan baik, berjalan dengan baik, dan sebagaimana tadi disampaikan, kami sampaikan bahwa terjadi penurunan tingkat kecelakaan, kemudian juga alhamdulillah bahwa tidak ada hal-hal yang signifikan yang terjadi selama Angkutan Lebaran tahun ini,” ujar Dudy.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan juga menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2026 sebagai penanda berakhirnya layanan angkutan selama periode Lebaran tahun ini.










