Site icon Info Bet Gratis – Main Zeus Gacor

Kecelakaan Lalu Lintas Salah Satu Tertinggi di ASEAN, Ini Solusinya

Liputan6.com, Jakarta – Setiap tahun, sekitar 31 ribu orang meninggal dunia di jalan raya Indonesia, dengan kerugian ekonomi yang mencapai 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini setara dengan total belanja nasional untuk sektor kesehatan dan menempatkan kecelakaan lalu lintas sebagai salah satu krisis keselamatan paling serius di Indonesia.

“Catatan kami, 80% kecelakaan fatal di Indonesia melibatkan roda dua, dan dari 2/3 korban yang meninggal dunia ternyata tidak memiliki lisensi,” tegas Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keselamatan di Jalan Raya, Jean Todt. dikutip Sabtu (17/1/2026).

Temuan tersebut pun menegaskan Indonesia sebagai salah satu negara dengan beban kecelakaan lalu lintas tertinggi di kawasan ASEAN, terutama yang melibatkan kendaraan roda dua. Kondisi ini menggambarkan bahwa keselamatan pengendara motor telah menjadi persoalan serius nasional.

Tingginya risiko berjalan seiring dengan meningkatnya penggunaan kendaraan bermotor. Data AISI mencatat penjualan sepeda motor pada November 2025 tumbuh 2,1 persen menjadi 523.591 unit, sementara sistem dan standar keselamatan kendaraan belum mengimbangi lonjakan tersebut. Akibatnya, strategi keselamatan yang masih bertumpu pada edukasi belum cukup menahan risiko fatal di jalan raya.

Di tingkat nasional, keprihatinan serupa juga disuarakan para pegiat keselamatan jalan.

Ketua Dewan Pengawas Road Safety Association (RSA) Indonesia, Rio Octaviano, menilai bahwa isu keselamatan jalan belum sepenuhnya ditempatkan sebagai agenda lintas sektor yang terintegrasi dalam kebijakan. Upaya yang ada sering berjalan parsial, antara peningkatan perilaku pengguna jalan dan penguatan standar kendaraan, tanpa kerangka yang seimbang dan saling menguatkan.

Exit mobile version