
Jorge Martin mulai menunjukkan performa terbaiknya bersama Aprilia setelah musim debut 2025 yang penuh cedera. Juara dunia MotoGP dua kali itu kini tampil konsisten dengan finis P4 di Buriram, serta dua kali naik podium sebagai runner-up di Brasil dan Austin di belakang rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Performa impresif Martin membuat Aprilia semakin diperhitungkan dalam persaingan MotoGP 2026. Bezzecchi pun menyambut positif kebangkitan tersebut, meski dengan candaan soal rivalitas di dalam tim.
“Sekarang aku akan memasang dinding pemisah di garasi,” ujar Bezzecchi sambil tertawa. “Aku senang untuk dia, itu artinya dia bekerja dengan sangat baik. Dia juga sangat kencang, mungkin aku akan menirunya,” tambah pebalap Italia itu.
Persaingan Aprilia diprediksi semakin panas menjelang seri MotoGP Jerez, Spanyol, akhir pekan ini, yang menjadi ujian penting karena pabrikan Noale belum pernah menang di sirkuit tersebut.





