
Truk tronton dengan muatan lebih dari 30 ton dilarang melintasi Jembatan Bailey di Kutablang, Bireuen, menyusul kerusakan lantai jembatan akibat kelebihan tonase. Aktivitas lalu lintas di jalur ini pun terganggu.
Pemerintah Aceh, melalui juru bicara Muhammad MTA, mengungkapkan koordinasi telah dilakukan dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Kementerian Perhubungan. Dua unit timbangan truk akan dipasang dari arah Lhokseumawe dan Banda Aceh untuk menekan pelanggaran muatan. Sementara itu, sistem buka-tutup tetap diterapkan di jembatan.
Muhammad mengimbau pengusaha angkutan memperhatikan ketentuan tonase demi keselamatan bersama.
Namun, kebijakan ini disayangkan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Aceh. Ketua Aptrindo, Muhammad Furqan Firmandez, menyoroti dampaknya pada distribusi sembako dan kemungkinan kenaikan harga akibat jalur alternatif yang lebih panjang.
Jembatan Bailey sendiri menjadi penghubung vital jalan lintas nasional pesisir timur Aceh setelah diperbaiki pasca putus diterjang banjir November 2025.



