Liputan6.com, Jakarta – Petugas gabungan yang terdiri dari Satlantas Polres Metro Depok, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) , Jasa Raharja, Pemerintah Kota Depok, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan sejumlah pemeriksaan di Terminal Jatijajar jelang mudik lebaran.
Kasat Lantas Polres Metro Depok AKBP Joko Sembodo mengatakan, petugas gabungan melakukan inspeksi mendadak berupa ramp check untuk memeriksa armada bus angkutan Lebaran, sehingga tidak ada lagi yang tidak layak mengangkut pemudik dari wilayah Kota Depok.
“Kita melakukan pemeriksaan kendaraan mulai dari masa berlaku uji KIR, ban, rem, lampu kendaraan maupun wiper,” kata dia di Terminal Jatijajar Depok, Kamis (12/3/2026).
“Kami ingin armada bus yang diberangkatkan dari Terminal Jatijajar dalam kondisi baik dan layak jalan,” sambungnya.
Selain itu, petugas dari Dinas Kesehatan Kota Depok serta BNN memeriksa kesehatan dan tes urine kepada para awak bus di sana. “Hasil tes urine kepada supir negatif dari penggunaan narkoba,” jelas Joko.
Dia pun berpesan agar para supir bus tak ugal-ugalan dalam membawa kendaraan, terlebih dengan kecepatan tinggi.
“Alon-alon asal kelakon. Jaga batas kecepatan, dan utamakan keselamatan, dan kenyamanan penumpang,” pesan Joko.
Hal yang Wajib
Sementara, Kepala Terminal Tipe A Jatijajar Depok, Rafik Hidayat mengatakan, seluruh bus yang memasuki Terminal Jatijajar wajib melakukan pengecekan, agar semuanya layak jalan.
“Kami setiap armada datang pasti di ramp check,” jelas dia.
Rafik memprediksi peningkatan keberangkatan arus mudik Idul Fitri akan terjadi pada Jumat (13/3/2026) hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dia menilai, peningkatan arus mudik dikarenakan sudah memasuki libur maupun cuti bersama hari keagamaan.
“Jadi kemungkinan mulai besok Jumat sore itu mulai ada peningkatan,” kata Rafik.










