
Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) ITB menyampaikan permintaan maaf setelah video Orkes Semi Dangdut (OSD) HMT-ITB viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan penampilan lagu berjudul “Erika” yang dinilai mengandung unsur pelecehan terhadap perempuan.
Dalam pernyataan resminya, HMT-ITB mengaku menyesalkan beredarnya konten tersebut dan menyebutnya tidak lagi sesuai dengan norma sosial saat ini. Mereka juga menegaskan bahwa konten itu tidak mencerminkan nilai akademik maupun etika organisasi kemahasiswaan.
Lagu “Erika” sendiri diketahui dibuat pada era 1980-an, sementara OSD HMT-ITB telah berdiri sejak 1970-an. Pihak HMT menyatakan penggunaan lagu tersebut merupakan kelalaian dan berjanji melakukan evaluasi internal menyeluruh.
Sebagai tindak lanjut, HMT-ITB telah berkoordinasi untuk menghapus video dari seluruh kanal resmi maupun akun terkait, termasuk arsip yang kembali beredar dari unggahan lama.









