Harga Emas Dunia Tertekan, XAU/USD Berpotensi Turun ke USD 4960

Diposting pada

Liputan6.com, Jakarta – Harga emas dunia diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan Senin (9/3/2026). Pelemahan ini terjadi di tengah penguatan dolar Amerika Serikat serta meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi global.

Pada awal sesi perdagangan Asia, harga emas spot (XAU/USD) tercatat bergerak melemah di sekitar level USD 5.075. Padahal sebelumnya, logam mulia tersebut sempat menguat pada akhir pekan lalu selama sesi perdagangan Amerika Utara.

Penguatan emas pada Jumat dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan. Selain itu, meningkatnya sentimen penghindaran risiko (risk-off) akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga sempat memberikan dukungan bagi harga emas.

Meski demikian, tekanan terhadap logam mulia masih cukup kuat. Penguatan dolar AS serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS membuat pergerakan emas cenderung tertahan.

Analis Dupoin Futures Andy Nugraha mengatakan secara teknikal pergerakan emas masih menunjukkan kecenderungan bearish dalam kerangka waktu H1.

“Kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).

Kondisi tersebut menandakan bahwa momentum penurunan harga emas masih berpotensi berlanjut apabila tidak ada katalis kuat yang mampu mendorong pemulihan harga dalam waktu dekat.