Liputan6.com, Jakarta – Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman selebgram Lula Lahfah yang dihadiri keluarga, kerabat, dan sahabat terdekat di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1/2026). Salah satunya selebgram Greta Irene yang berusaha tegar melepas kepergian sahabatnya tersebut.
Lula Lahfah meninggal dunia di Jakarta, pada Jumat, 23 Januari 2026, setelah berjuang melawan sejumlah penyakit termasuk pembengkakan usus dan GERD. Sebelum kabar duka ini tersiar, ternyata ada komunikasi terakhir yang cukup menyentuh hati antara Greta Irene dan Lula Lahfah.
Kakak mendiang Laura Anna ini menceritakan, Lula Lahfah sempat berbagi cerita mengenai mimpinya bertemu Laura Anna. “Ya, dia sempat cerita kangen Laura juga. Dia juga sempat mimpiin katanya ngajakin main gitu. Tapi ya sudah sampai situ saja dia sempat cerita,” ungkap Greta Irene.
Greta Irene mengaku syok berat mendengar kabar Lula Lahfah meninggal dunia. Mengingat, pesohor dengan 2,8 jutaan pengikut di Instagram itu baru berusia 26 tahun. Namun di sisi lain, ia menyadari semua ini bagian dari rahasia Ilahi. “Kaget sih, kaget banget. Cuma ya memang semuanya sudah rencana Tuhan,” tutur Greta Irene.
Di mata para sahabat, Lula Lahfah bukan sekadar teman, melainkan sosok yang bisa diandalkan dalam berbagai situasi. Greta Irene mengenang Lula Lahfah salah satu teman terbaik yang selalu hadir mendukung orang-orang sekitarnya, dalam kondisi apa pun.
“Buat aku dia salah satu teman terbaiknya Laura, teman terbaik ke aku juga sekarang. Dan dia benar-benar selalu ada buat teman-temannya. Dia salah satu teman yang bisa diandalkan lah,” kenangnya.










