Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Bengkulu Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Diposting pada

Wilayah Bengkulu Selatan, Bengkulu, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 pada Sabtu malam (23/5/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan hasil analisis dan pemodelan menunjukkan tidak ada potensi gelombang tsunami akibat gempa tersebut.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Wijayanto.

Gempa terjadi pada pukul 19.40 WIB dengan titik koordinat berada di 4,67 derajat Lintang Selatan dan 102,58 derajat Bujur Timur.

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 44 kilometer barat daya Kabupaten Bengkulu Selatan dengan kedalaman 15 kilometer.

Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng

BMKG menjelaskan, gempa tersebut termasuk kategori gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng bumi.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” jelas Wijayanto.

Jenis gempa seperti ini umum terjadi di wilayah pesisir barat Sumatera yang berada di jalur pertemuan lempeng aktif.

Guncangan Terasa di Sejumlah Daerah

Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu.

Di Bengkulu Selatan, Kaur, dan Seluma, gempa dirasakan pada skala intensitas III hingga IV MMI. Pada skala tersebut, getaran dapat dirasakan cukup jelas oleh banyak orang di dalam rumah.

Sementara itu, wilayah Kepahiang, Rejang Lebong, hingga Musi Rawas juga merasakan guncangan dengan intensitas III MMI.

BMKG menyebut pada skala tersebut, getaran biasanya terasa seperti ada truk besar yang melintas di sekitar rumah.

Belum Ada Laporan Kerusakan

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

Selain itu, BMKG juga belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan atau aftershock di sekitar lokasi pusat gempa.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.