Site icon Info Bet Gratis – Main Zeus Gacor

Gempa Flores Timur M3,8 Picu Puluhan Rumah Rusak, Pemda Tetapkan Tanggap Darurat

Liputan6.com, Jakarta – Gempa magnitudo 3,8 mengguncang Kabupaten Flores Timur, NTT. Gempa mengakibatkan puluhan rumah rusak dan beberapa warga mengalami luka-luka.

Bupati Flores Timur, Anton Doni mengatakan pemerintah memberlakukan tanggap darurat dengan membangun posko dan dapur umum sebagai tindak lanjut dari bencana tersebut.

“Tanggap darurat mulai hari ini 9 April 2026,” ujarnya.

BPBD Flores Timur langsung melakukan asesmen dan distribusi logistik darurat kepada korban terdampak di Pulau Adonara.

Penanganan gempa ini beririsan dengan masa tanggap darurat akibat cuaca ekstrem dan banjir lahar yang ditetapkan 11 Desember hingga 30 April 2026.

Posko dan Dapur Umum Mulai Dibangun
Selama proses penanganan dampak bencana, pemerintah membangun posko penanganan bencana terpusat di kantor BPBD Flores Timur. Sementara posko lapangan didirikan di wilayah terdampak, khususnya di desa Terong, pulau Adonara.

Saat ini, warga yang rumahnya rusak berat terutama di Desa Terong dan Lamahala, sudah dievakuasi ke tempat aman, dengan kebutuhan tenda darurat menjadi prioritas.

Pemerintah juga telah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan para korban yang rumahnya rusak parah akibat gempa.

Logistik yang didistribusikan mencakup makanan siap saji, air bersih, tenda, dan selimut. Selain itu, bantuan logistik dan tim respon cepat dari berbagai lembaga sosial diterjunkan ke lokasi untuk mendukung operasional dapur umum.

“Ada beberapa kebutuhan mendesak seperti tenda penampungan skala besar dan alas tidur, bahan makanan, dapur umum, dan kebutuhan gizi anak. Selain itu alat berat untuk membersihkan material runtuhan di lokasi terdampak,” tutupnya.*

Exit mobile version