Gas Melon 3 Kg ‘Hilang’ dari Pasaran, Warga Sukabumi Selatan Terpaksa Memasak Pakai Kayu Bakar

Diposting pada

Liputan6.com, Jakarta – Krisis gas LPG 3 Kg di Sukabumi Selatan makin meresahkan warga. Warga di Kecamatan Jampang tengah mulai menyerah mencari pasokan gas melon yang raib dari pasaran dalam sepekan.

Sebagai jalan terakhir, warga terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari. Pemandangan warga yang memikul kayu bakar kini mulai terlihat kembali di Desa Tanjungsari.

Kelangkaan ini terjadi di momen yang sangat krusial, yakni saat kebutuhan rumah tangga meningkat tajam menjelang libur panjang dan hari besar keagamaan.

Yayat (45), seorang warga yang terdampak, menuturkan ketiadaan stok di pangkalan maupun warung eceran membuatnya tidak memiliki pilihan lain. Meski merepotkan, kayu bakar menjadi satu-satunya solusi agar keluarganya tetap bisa makan.

“Mau tidak mau, karena sudah tidak ada pilihan. Kami terpaksa mencari alternatif lain untuk memasak, bahkan kembali menggunakan kayu bakar agar dapur tetap ngepul,” ungkap Yayat, Minggu (29/3/2026).

Hal senada dirasakan oleh Usep Saepul Rohmat (31), warga Kampung Cikiray. Ia mengaku sudah sepekan terakhir berburu gas hingga ke wilayah tetangga, namun hasilnya selalu nihil.

“Sudah ada hampir satu pekan di sini kesulitan mendapatkan gas LPG. Sudah muter ke mana-mana, tapi kosong. Kalau ada juga langsung habis dalam sekejap karena warga sudah panik,” keluh Usep.