Gajah Sumatera Mati Tersengat Listrik di Aceh Tengah, 1 Warga Mati Diinjak Gajah di Bener Meriah

Diposting pada

Liputan6.com, Jakarta – Hanya berselang sehari, dua insiden yang melibatkan gajah Sumatera terjadi di wilayah Aceh. Korbannya tidak hanya gajah, tetapi juga seorang warga.

Insiden pertama terjadi di Desa Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Seekor gajah berjenis kelamin betina ditemukan mati di areal perkebunan warga pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengonfirmasi temuan tersebut. Gajah yang mati diduga mati pada Jumat malam, 20 Februari 2026. Gajah yang diperkirakan berusia 20 tahun itu diduga tersengat kawat yang dialiri arus listrik bertegangan tinggi. Saat ditemukan, belalai gajah masih terlilit kawat listrik.

Dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Minggu (22/2/2026), tim BKSDA Aceh bersama personel Polsek Karang Ampar, Babinkamtibmas, dan mitra WWF Indonesia langsung turun ke lapangan. Petugas lalu memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mengamankan area.

Langkah itu dilakukan sembari menunggu kedatangan tim medis yang sedang menuju lokasi untuk melaksanakan proses bedah bangkai (nekropsi) serta penguburan gajah tersebut. Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, memberikan peringatan keras terkait peristiwa ini.

“Pemasangan kawat berarus listrik tegangan tinggi membawa risiko besar yang tidak hanya membahayakan satwa liar, tetapi juga keselamatan jiwa kita sendiri, keluarga, dan warga sekitar,” ujarnya.

Sementara, konflik antara manusia dan gajah Sumatera terjadi di Desa Pantan Lah, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, pada Sabtu, 21 Februari 2026.