Jakarta – Tim gabungan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) berhasil mengevakuasi seorang pendaki ritual inisial GA (17) asal Kota Mataram yang mengalami kecelakaan di kawasan Kebun Jeruk jalur pendakian Torean Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Korban diperkirakan jatuh ke jurang dengan kedalaman 100 meter dan berdasarkan pengamatan yang bersangkutan korban diduga meninggal dunia,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Astekita Ardi di Mataram, Selasa (28/7/2026).
Astekita mengatakan berdasarkan laporan dari petugas, korban teregistrasi sebagai pendaki ritual, mulai mendaki pada 26 Juli 2026 melalui jalur Dusun Senange Desa Sambik Elen Kabupaten Lombok Utara.
Selanjutnya pada Senin 27 Juli 2026, pukul 19.05 Wita pihaknya menerima laporan peristiwa kecelakaan pendaki tersebut. Berdasarkan komunikasi dengan rekan korban, korban terjatuh ke arah jurang di di atas shelter Kebun Jeruk sebelum Banyu Urip dengan perkiraan kedalaman sekitar 100 meter.
“Berdasarkan keterangan rekannya, korban dapat dijangkau tanpa mempergunakan tali serta kondisi korban patah tulang di beberapa bagian tubuh dan tidak ada pergerakan sama sekali,” kata dia, demikian dikutip dari Antara.
Proses Evakuasi
Tim SAR gabungan bergerak melakukan evakuasi dengan membawa peralatan rescue menuju pintu pendakian Torean, sehingga korban berhasil di angkat dari lokasi jatuh kemudian dibawa ke Shelter Kebun Jeruk, langsung dibawa turun menuju pintu pendakian Torean, Selasa 28 Juli 2026.
“Korban dibawa menuju Puskesmas Senaru dan diserahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya pihak keluarga membawa korban menuju rumah duka di Cakranegara,” ujar Astekita.
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani mengapresiasi kolaborasi sigap seluruh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Mataram, TNI/Polri, Asuransi Syariah Kita Bisa (EMHC), Unit SAR Lombok Timur dan para relawan.
“Kami ikut belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” tandasnya.

