Liputan6.com, Jakarta – Dua jenazah pilot pesawat Smart Air yang tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Lapangan Terbang Korowai, Papua Pegunungan, dijadwalkan tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta International Airport, Kamis (12/2/2026) sore.
Kedua jenazah tersebut yakni Capt Enggon Erawan dan Kopilot Capt Baskoro, yang sebelumnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan TNI dan Polri dari wilayah Korowai menuju Timika.
“Jenazah diterbangkan menuju Jakarta dengan ketibaan sekitar pukul 16.54 WIB melalui Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” kata Direktur Teknis General Aviation Ikatan Pilot Indonesia (IPI), Capt. Willy Resoeboen, dalam keterangan pers di Tangerang Selatan, Kamis (12/2/2026).
Willy menjelaskan, proses evakuasi dimulai dari Bandara Korowai Batu menuju Timika. Setelah itu, kedua jenazah menjalani proses otopsi sebelum diterbangkan ke Jakarta.
Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Ikatan Pilot Indonesia akan menggelar upacara penghormatan terakhir di Terminal Kargo sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
“Rencana kita akan lakukan upacara penghormatan di Terminal Kargo Bandara Soetta oleh IPI, sebelum nanti dipulangkan ke rumah duka,” ujarnya.
Untuk jenazah Capt. Enggon Erawan, lanjut Willy, akan langsung diserahkan kepada keluarga dan disemayamkan di rumah duka di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Sementara itu, jenazah Capt. Baskoro akan terlebih dahulu diserahkan kepada pihak perusahaan tempat almarhum bekerja, sebelum dipulangkan ke keluarga.
“Untuk Capt. Enggon setelah dari bandara akan disemayamkan di rumah duka di Ciputat, kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir. Sedangkan Capt. Baskoro rencananya baru besok, Jumat,” pungkas Willy.










