Site icon Info Bet Gratis – Main Zeus Gacor

DPR: Serangan Israel ke Iran Ancam Stabilitas Kawasan, Pemerintah Harus Bersikap Tegas

Liputan6.com, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengatakan serangan militer Israel ke Iran berpotensi menimbulkan konsekuensi serius dari sisi geopolitik kawasan maupun dampak ekonomi global, termasuk bagi Indonesia.

Menurut dia, serangan terbuka ini akan semakin memanaskan situasi di Timur Tengah dan berpotensi memundurkan upaya meredakan ketegangan di Gaza oleh Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.

“Serangan terbuka Israel dan kemudian disusul pernyataan President Donald Trump yang menyatakan AS bergabung dalam operasi militer baru-baru ini memunculkan sebuah pandangan bahwa ada kepentingan yang sangat besar untuk penguasaan Iran secara de facto oleh Israel dan sekutunya Amerika Serikat,” kata TB Hasanuddin dikutip dari siaran persnya, Sabtu (28/2/2026).

“Situasi ini tentu akan berdampak pada stabilitas kawasan termasuk juga negara-negara di kawasan lain tentunya memantau situasi di Iran dalam suasana was-was yang berpotensi kontraproduktif,” sambungnya.

Selain dampak geopolitik, dia juga menyoroti potensi gangguan terhadap stabilitas ekonomi global, khususnya di sektor energi. Iran diketahui sempat menggertak dengan menutup Selat Hormuz jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia meski hanya berlangsung beberapa jam.

“Bukan tidak mungkin Iran akan kembali menutup Selat Hormuz atau wilayah tersebut menjadi kawasan konflik bersenjata. Jika itu terjadi, harga minyak dunia bisa melonjak tajam. Ini akan berdampak serius bagi Indonesia yang masih mengimpor minyak,” jelasnya.

Minta Pemerintah Tegas
Politisi PDIP itu meminta pemerintah Indonesia segera menentukan sikap yang jelas, tegas, dan lugas terhadap invasi Israel bersama-sama Amerika Serikat ke Iran. TB Hasunuddin mengingatkan amanat konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan dan mendukung perdamaian dunia.

“Presiden atau Menteri Luar Negeri harus segera menyampaikan posisi resmi Indonesia. Apalagi pemerintah kita sudah berpartisipasi jauh dalam isu Timur Tengah melalui partisipasi BoP. Sudah saatnya aktivisme diplomasi kita yang aktif beberapa bulan terakhir ini menunjukkan hasil apakah benar kita dipandang dan memiliki posisi strategis secara global, atau masih jauh panggang dari api,” tutur Hasanuddin.

Exit mobile version