Liputan6.com, Jakarta – Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Relawan Kamie Muda Aceh menyalurkan sembako di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada 5–6 Januari 2026.
Kegiatan ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.
Penyaluran sembako hari pertama digelar di Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kota Takengon, dengan koordinasi Kepala Desa dan perangkat desa setempat.
Panitia posko mandiri Desa Mendale menyatakan kegiatan ini merupakan upaya langsung untuk membantu masyarakat pasca-bencana.
Founder YIS, Sandiaga Uno, mengatakan bahwa 40 hari pasca-bencana, harga sembako di wilayah terdampak mengalami lonjakan signifikan.
Kondisi ini diperparah karena akses jalan darat dari tiga kabupaten baru dapat dilalui secara darurat pada minggu keempat, sementara bantuan baru bisa masuk melalui jalur udara. Lonjakan harga berdampak langsung pada daya beli warga.
“Melalui program bantuan sembako yang disalurkan langsung dan terukur kepada masyarakat terdampak, kami berharap dapat meringankan kebutuhan hidup mereka,” ungkap Sandiaga Uno dalam keterangannya, Kamis (8/1).
“Bantuan ini juga diharapkan membantu menekan inflasi dan menstabilkan harga sembako secara bertahap,” harapnya.
Paket sembako senilai Rp 110.000 per paket yang disalurkan kepada warga itu berisi 4 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.
Distribusi dilakukan secara tertib agar bantuan diterima tepat sasaran.


