Liputan6.com, Jakarta – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berjanji menghutankan kembali area terdampak longsor di Dusun Pasirkuning, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Di lahan itu, nantinya akan ditanami lagi tanaman yang berakar kuat dan bisa menahan pegerakan tanah.
Dia juga memastikan lahan tersebut tidak lagi menjadi permukiman warga.
“Kemudian setelah itu kita akan segera relokasi dan wilayah itu akan saya hutankan dan konsep untuk bangun rumahnya sesuai dengan lingkungan, tanahnya Insya Allah kita penuhi,” kata Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (27/1/2026).
Dedi mengingatkan wilayah lain di luar Cisarua yang memiliki potensi longsor harus memperhatikan kondisi bentang alam di sekitar, termasuk potensi pergerakan tanah.
“Yang berikutnya adalah mencegah enggak boleh terjadi lagi di tempat lain. Di kita ini kan kebiasaan warga kita ini kalau di kasih peringatan dini itu enggak nurut. Kasus yang di (Kabupaten) Bandung sajakan yang desa Arjasari. Arjasari kan sudah ada belah tapi kan bandel,” jelas dia.
Selama ini, Dedi menilai, masyarakat banyak yang belum sadar akan pentingnya mitigasi kebencanaan itu sendiri. Sementara, hal itu harusnya dilakukan secara matang sebelum terjadi bencana agar tidak berdampak serius.
“Nah, bangsa kita kebiasaan ribut setelah kejadian, tidak pernah ribut sebelum kejadian. Lebih baik menurut saya ribut sebelum kejadian daripada ribut setelah kejadian,” ucap Dedi.
Pola serupa dikatakan dia, harus diterapkan juga di wilayah Kawasan Bandung Utara (KBU) yang menjadi sabuk hijau wilayah Bandung Raya. Dia memastikan, area tersebut harus hijau, masyarakat sekitar pun harus mengerti prinsip mitigasi.
“(Wilayah KBU) Sama kita harus dihutankan enggak ada jalan lain,” kata dia.

