Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, ada 35 rumah hilang akibat longsor di Dusun Pasir Kuning, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. Jumlah itu berdasarkan data yang dihimpun sampai hari Selasa (27/1/2026).
Hal ini disampaikan dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
“Dan jumlah korban yang terdampak, terdata 155 orang dengan jumlah selamat setelah terkonfirmasi 75 jiwa. Dan yang sudah kami evakuasi dengan tim SAR gabungan ada 43 kantong jenazah yang kami serahkan,” kata Syafii.
Kemudian, dalam proses pencarian korban. Tim DVI disebutnya telah mengidentifikasi 27 korban dan telah diserahkan kepada keluarga.
“Sehingga secara umum kemungkinan kami disitu memang mencantumkan 37. Tapi ini semuanya adalah data sementara yang setiap saat kami laporkan karena dalam operasi ini langsung kami di bawah koordinasi Bapak Menko PMK,” sebutnya.
“Kemudian juga operasi ini juga melibatkan beberapa kluster dan kami ada di sektor kluster pencarian dan pertolongan,” sambungnya.
2.700 Tim SAR Gabungan
Kemudian, tim yang dikerahkan dalam menangani musibah tersebut ada 2.700 personel gabungan. Salah satunya dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Kami sangat terbantu dari Bapak Menteri PU sendiri langsung mendukung sehingga hari ini total ekskavator yang kami turunkan di lapangan ada 15,” ucapnya.
“Tadinya cukup banyak, namun ekskavator yang mampu untuk masuk ke lokasi hanya yang berkemampuan di 75. Sehingga dengan keterbatasan space yang ada kami menggunakan seluruh sarana yang ada baik secara manual dengan peralatan SAR perorangan,” pungkasnya.










