Cuaca Ekstrem, Pramono Izinkan Sekolah Daring dan WFH hingga 27 Januari

Diposting pada

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengizinkan penerapan sekolah daring (school from home) dan kerja dari rumah (WFH) menyusul cuaca ekstrem yang memicu hujan deras dan banjir di Jakarta. Kebijakan ini bertujuan menjaga kelancaran aktivitas warga di tengah risiko kemacetan dan genangan.

Pramono menyatakan telah memberikan persetujuan kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja untuk menerapkan kebijakan tersebut. Menurutnya, infrastruktur Jakarta sudah cukup memadai untuk mendukung pembelajaran jarak jauh dan WFH.

Kebijakan ini bersifat fleksibel dan akan diterapkan hingga 27 Januari 2026, tergantung perkembangan cuaca. Jika curah hujan masih tinggi, Pemprov DKI akan menerbitkan surat edaran lanjutan.

Pramono juga mempersilakan sekolah dan perusahaan swasta untuk ikut menerapkan sekolah daring dan WFH demi keselamatan dan kenyamanan bersama.