
Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro lewat operasi militer rahasia bertajuk “Absolute Resolve”. Operasi ini melibatkan CIA dan pasukan elite Delta Force, serta menjadi intervensi militer AS terbesar di Amerika Latin sejak Perang Dingin.
Maduro ditangkap pada Sabtu (3/1) dini hari di Caracas. Intelijen CIA, termasuk informan di dalam pemerintahan Venezuela, berperan melacak pergerakan Maduro selama berbulan-bulan. Delta Force menyerbu kompleks persembunyian setelah listrik ibu kota dipadamkan.
AS mengerahkan lebih dari 150 pesawat, dan pasukan beroperasi lewat udara, darat, serta laut selama sekitar 2 jam 20 menit. Tidak ada korban tewas dari pihak AS, hanya sedikit prajurit yang terluka.
Maduro dan istrinya, Cilia Flores, kemudian dibawa ke AS dan mendarat di Pangkalan Garda Nasional Udara Stewart, New York. Operasi ini dirahasiakan ketat, bahkan Kongres AS tidak diberi tahu demi menjaga unsur kejutan.
Delta Force dikenal sebagai unit operasi khusus untuk misi berisiko tinggi dan sebelumnya terlibat dalam penangkapan Saddam Hussein serta operasi yang menewaskan pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi.










