Jakarta – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, akhirnya buka suara mengenai kabar pendekatan dari Timnas Italia. Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa keputusannya menolak tawaran melatih Gli Azzurri sama sekali tidak berkaitan dengan persoalan kontrak, melainkan karena ingin menghormati komitmennya bersama Brasil.
Pernyataan tersebut disampaikan Ancelotti dalam wawancara bersama ESPN dan menjadi kali pertama dirinya menjelaskan secara terbuka alasan di balik penolakannya terhadap tawaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Ancelotti Tegaskan Bukan Karena Kontrak
Ancelotti membantah anggapan bahwa faktor finansial atau isi kontrak menjadi penyebab dirinya menolak kesempatan menangani Timnas Italia.
Menurut pelatih berusia 67 tahun itu, keputusan tersebut sepenuhnya didasarkan pada komitmen profesional yang telah ia bangun bersama Confederação Brasileira de Futebol (CBF) atau Federasi Sepak Bola Brasil.
“Ini bukan soal kontrak, bukan itu alasannya,” kata Carlo Ancelotti.
Ia mengaku mendapat sambutan yang luar biasa sejak pertama kali menangani Timnas Brasil dan merasa memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan proyek yang telah dimulai.
Pilih Bertahan Bersama Timnas Brasil
Ancelotti mengungkapkan bahwa dirinya merasa nyaman bekerja bersama Timnas Brasil dan ingin terus membawa Selecao meraih prestasi di masa mendatang.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan CBF menjadi alasan utama untuk tetap bertahan.
“Saya memiliki komitmen kepada CBF dan kepada negara ini. Brasil menerima saya dengan sangat hangat selama tahun pertama saya di sini.”
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Federasi Sepak Bola Italia yang telah memberikan kepercayaan dan melakukan pendekatan.
“Saya sudah mengucapkan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Italia, tetapi saya merasa keputusan yang benar adalah bertahan di negara yang telah menyambut saya dengan luar biasa dan di institusi yang memberi saya kesempatan untuk bekerja.”
Sebelum bergulirnya Piala Dunia 2026, Ancelotti diketahui telah menandatangani perpanjangan kontrak bersama Timnas Brasil hingga 2030, sehingga peluang Italia untuk memboyongnya kembali otomatis tertutup.
Italia Sempat Dekati Ancelotti Lewat Paolo Maldini
Laporan yang beredar menyebut mantan direktur teknik Timnas Italia, Paolo Maldini, menjadi sosok yang pertama kali menghubungi Carlo Ancelotti untuk menawarkan posisi pelatih kepala Gli Azzurri.
Selain Ancelotti, Maldini juga sempat melakukan pendekatan kepada Pep Guardiola. Namun, kedua pelatih tersebut memilih tetap bersama tim masing-masing.
Setelah itu, perhatian FIGC beralih kepada Andrea Pirlo. Akan tetapi, rencana tersebut batal terlaksana setelah Presiden FIGC, Giovanni Malago, dikabarkan tidak menyetujui penunjukan Pirlo karena adanya pertimbangan tertentu terkait afiliasi bisnis.
Roberto Mancini Akhirnya Ditunjuk
Usai berbagai opsi tidak membuahkan hasil, Federasi Sepak Bola Italia akhirnya menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih kepala Timnas Italia.
Sementara itu, posisi direktur teknik kemudian dipercayakan kepada Claudio Ranieri untuk mendukung pengembangan tim nasional.
Hubungan erat antara Carlo Ancelotti dan Paolo Maldini sendiri telah terjalin sejak keduanya bekerja sama di AC Milan, di mana mereka sukses mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk dua trofi Liga Champions.










