Site icon Info Bet Gratis – Main Zeus Gacor

Blackout Sumatra Lumpuhkan Kota Padang, Mahasiswa UNP: “Kami Panik dan Bingung”

Padang, 23 Mei 2026 – Insiden blackout atau mati listrik total yang melanda sebagian wilayah Sumatra membuat warga Kota Padang kelimpungan. Pemadaman yang berlangsung selama lebih dari tujuh jam itu tidak hanya mematikan listrik, tetapi juga melumpuhkan jaringan internet dan sejumlah layanan publik.

Salah satu warga yang terdampak adalah Ragil (24), mahasiswa Jurusan Geografi Non Kependidikan Universitas Negeri Padang (UNP). Ia mengaku panik ketika listrik mendadak padam saat sedang mengerjakan tugas kuliah di rumah kontrakannya di Jalan Elang Nomor 20, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara.

“Baru selesai salat, lagi ngerjain tugas di laptop. Sebelum mati itu lampu kamar sama lampu depan kedip-kedip dulu,” ujar Ragil, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, pemadaman terjadi sekitar pukul 18.18 WIB tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya dari pihak terkait.

Aktivitas Warga Lumpuh

Ragil mengatakan kondisi paling menyulitkan adalah ketika seluruh aktivitas rumah tangga ikut terganggu akibat listrik padam.

“Yang saya rasakan panik, bingung, sama pasrah. Pompa air mati, saya bingung harus mandi gimana,” katanya.

Ia mengaku sempat mencari informasi melalui grup jurusan dan media sosial. Namun, saat itu hampir seluruh jaringan internet di Kota Padang juga ikut terganggu.

“Seluruh Kota Padang mengalami kematian jaringan. Kartu Tri yang biasanya kencang juga kena. Jadi kami bingung harus dapat info dari siapa,” jelasnya.

Sekitar satu jam setelah pemadaman, baru muncul informasi bahwa gangguan diduga terjadi pada saluran transmisi Sumatra bagian Utara dan Tengah.

Listrik Baru Menyala Setelah 7 Jam

Listrik di kawasan tempat tinggal Ragil baru kembali menyala sekitar pukul 02.45 WIB. Jika dihitung, total pemadaman berlangsung kurang lebih selama 7 jam 20 menit.

Selain mengganggu aktivitas mahasiswa dan warga, Ragil menilai blackout tersebut juga berdampak besar terhadap sektor ekonomi.

“UMKM, restoran, usaha fotokopi, semua perlu listrik buat jual beli,” ujarnya.

Tak hanya itu, sejumlah SPBU di Kota Padang juga disebut ikut mati total akibat gangguan listrik.

“Pom bensin dekat kontrakan mati juga. Saya sampai keliling dari ujung kota ke ujung kota cari bensin,” kata Ragil.

Warga Hanya Bisa Pasrah

Di tengah situasi yang serba tidak pasti, banyak warga memilih keluar rumah sekadar mencari tempat yang masih memiliki listrik atau jaringan internet.

“Rata-rata kami di sini pasrah, bingung, jalan-jalan keluar aja cari setitik listrik yang nyala,” tandasnya.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi secara rinci terkait penyebab pasti blackout yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tersebut.

Exit mobile version