Liputan6.com, Lampung- Sejumlah warga di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, masih terjebak banjir di dalam rumah pada Jumat malam (6/3/2026). Tim gabungan yang terdiri dari Damkar, Basarnas, kepolisian, TNI dan relawan terus melakukan upaya evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir.
Dalam video yang diterima Liputan6.com, petugas mengevakuasi warga menggunakan perahu karet dari rumah-rumah yang terendam. Beberapa warga bahkan harus dievakuasi dari atap rumah karena ketinggian air yang terus meningkat.
Warga yang berhasil diselamatkan terlihat mengenakan rompi pelampung. Sebagian dari mereka tampak kedinginan setelah berjam-jam terjebak banjir yang merendam rumah mereka.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengatakan warga yang terjebak banjir tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Jati Agung.
“Lokasinya di antaranya di Gedung Harapan, Fajar Baru, Permata Asri, Karang Anyar, Jati Sari, Way Huwi, Margo Dadi, Marga Agung, dan Banjar Agung,” kata Rully, Jumat malam (6/3).
Dia menjelaskan, warga yang dievakuasi terdiri dari berbagai kelompok usia, mulai dari lansia hingga balita. Petugas harus menembus banjir menggunakan perahu karet dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari setinggi pinggang hingga leher orang dewasa.
Menurut Rully, pihaknya menerima laporan banjir sekitar pukul 17.30 WIB di sejumlah wilayah Kecamatan Jati Agung.
“Malam ini kami masih melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak di rumah maupun di dalam mobil, karena sebagian jalan utama tergenang air,” jelasnya.
Saat ini, petugas masih fokus melakukan evakuasi di beberapa lokasi, termasuk Perumahan Diamond di Desa Marga Agung serta wilayah Gedung Harapan. Sekitar 10 kepala keluarga dilaporkan masih terjebak dan sedang diupayakan untuk dievakuasi.










