Banjir Bandang 5 Kali Terjang Maninjau Agam dalam Sehari, Ratusan Warga Mengungsi

Diposting pada

Liputan6.com, Jakarta – Sebanyak lima kali banjir bandang menerjang Muaro Pisang Pasar Maninjau, Nagari atau Desa Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dalam sehari pada Kamis (1/1/2026).

Kapolsek Tanjung Raya, AKP Muzakar, menjelaskan bahwa banjir bandang ini terjadi secara berturut-turut sejak pagi hingga sore.

“Sudah lima kali banjir bandang melanda Muaro Pisang Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, semenjak Kamis (1/1) pagi sampai sore,” ujar Muzakar, dilansir dari Antara.

“Ini mengingat Sungai Muaro Pisang tertimbun material tanah, sehingga mengalir ke lokasi lain ke arah Simpang Maninjau,” sambungnya.

Material banjir, ujar dia, memasuki rumah warga sehingga merusak sejumlah rumah di lokasi tersebut. Untuk itu ia mengimbau warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan, karena sewaktu-waktu material akan turun dalam kondisi hari tidak hujan.

“Warga sekitar telah mengungsi ke mushala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah, dengan jumlah sekitar 200 orang,” kata Muzakar.

Alat Berat Bekerja Tentatif
Ia menambahkan alat berat yang bekerja membuang material banjir tersebut secara tentatif. Apabila banjir bandang susulan tidak terjadi, maka alat berat langsung bekerja dalam membuka akses jalan provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi.

Namun saat banjir bandang kembali turun, kata dia, alat berat berhenti bekerja untuk sementara waktu.

Di hulu Sungai Muaro Pisang, tambahnya, masyarakat yang berada di lokasi diminta untuk memberitahukan apabila terjadi longsor susulan ke masyarakat yang ada di bawah.

“Saat tanah longsor terjadi, langsung dilaporkan ke bawah, sehingga pembersihan material dihentikan,” kata Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar.