Liputan6.com, Jakarta – Momen Ramadan dan Idulfitri selalu membawa suasana haru bagi Baim Wong, terutama setelah kepergian sang ibunda tercinta. Baim Wong mengaku sangat merindukan kehadiran orang tuanya, terutama di momen hangat saat berkumpul bersama di meja makan.
Ada banyak hal kecil yang kini menjadi kenangan mahal bagi Baim, mulai dari obrolan ringan hingga perhatian-perhatian sederhana yang dulu sering diterimanya. Ia teringat betapa sang ibu sangat memperhatikan hal-hal mendasar seperti asupan makanan anaknya selama berpuasa.
“Ya, buka bareng sama keluarga sih. Buka bareng sama keluarga, ya paling sosok orang tua. Sudah enggak ada, jadi agak kangen banget,” kata Baim Wong di Kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
“Ya pertanyaan dia yang simpel-simpel kita kangen. ‘Buka puasa pakai apa?’, ‘Sahur pakai apa?’. Kadang-kadang suka kangen itu yang di mana…,” kenang Baim Wong.
Selain perhatian secara verbal, masakan khas sang ibu juga menjadi hal yang paling dirindukan oleh Baim. Sayur asem dan olahan ikan asin menjadi menu favorit yang sulit dilupakan karena rasa otentik buatan sang bunda.
“Kangen juga makanannya. Dia sering masakin saya sayur asem sama jambal, ikan peda. Kangenlah pastinya,” akunya.










