Pekan terakhir Premier League 2025/2026 dipenuhi sejumlah cerita menarik, mulai dari kemenangan sang juara Arsenal hingga rekor baru yang dicetak Bruno Fernandes bersama Manchester United.
Arsenal Akhiri Musim dengan Kemenangan
Arsenal menutup musim Liga Inggris dengan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park.
Meski sudah memastikan gelar juara sebelumnya, pasukan Mikel Arteta tetap tampil serius dan efektif. Gol kemenangan Arsenal dicetak oleh Gabriel Jesus dan Noni Madueke.
Kemenangan ini sekaligus mempertegas dominasi Arsenal musim ini yang tampil konsisten hingga laga terakhir kompetisi.
Bruno Fernandes Cetak Rekor Assist Premier League
Di laga lain, Bruno Fernandes kembali menunjukkan perannya sebagai motor permainan Manchester United.
Kapten Setan Merah itu resmi menjadi pemain dengan assist terbanyak dalam satu musim Premier League setelah mencatat assist ke-21 saat United menang 3-0 atas Brighton & Hove Albion.
Catatan tersebut membuat Bruno melewati rekor milik Thierry Henry dan Kevin De Bruyne.
Usai pertandingan, Bruno juga mencuri perhatian lewat candaan soal gol sundulan rekannya, Patrick Dorgu.
Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Sementara dari Italia, Antonio Conte resmi mengakhiri masa kepelatihannya bersama Napoli setelah musim Serie A 2025/2026 berakhir.
Keputusan itu cukup mengejutkan karena Conte baru dua musim menangani Napoli dan sempat membawa klub meraih Scudetto pada musim debutnya.
Musim ini Napoli finis di posisi kedua Serie A dan tetap lolos ke Liga Champions, namun gagal mempertahankan gelar dari tekanan Inter Milan.
Analisis: Dominasi Arsenal dan Perubahan Peta Eropa
Musim 2025/2026 menjadi penanda perubahan kekuatan di sepak bola Eropa. Arsenal sukses menunjukkan konsistensi luar biasa di Inggris, sementara Manchester United mulai kembali kompetitif lewat peran besar Bruno Fernandes.
Di sisi lain, kepergian Antonio Conte memperlihatkan tekanan besar yang kini dihadapi pelatih elite Eropa. Finis di papan atas saja tak lagi cukup jika gagal memenuhi ekspektasi juara.
Kompetisi musim depan diprediksi semakin ketat karena banyak klub besar mulai melakukan perubahan besar demi kembali bersaing di level tertinggi Eropa.

