
Arsenal kembali berada di posisi puncak Premier League, tapi bayang-bayang tiga musim gagal juara masih menghantui. Dengan 58 poin, mereka hanya unggul tipis atas Manchester City (53) dan Aston Villa (50), sementara kedua rival punya pertandingan lebih sedikit.
Konsistensi jadi masalah klasik The Gunners. Tiga musim terakhir, Arsenal selalu kedodoran di putaran kedua. Kini, badai cedera kembali melanda: Max Dowman, Mikel Merino, Kai Havertz, dan Martin Odegaard harus menepi. Situasi ini memaksa Mikel Arteta merombak pakem tim, termasuk menempatkan Bukayo Saka sebagai gelandang serang meski asli sayap.
Di sisi positif, Viktor Gyokeres mulai menemukan performa terbaiknya di putaran kedua. Striker Swedia itu kini jadi top skor Arsenal dengan delapan gol.
Arsenal perlu memanfaatkan kekuatan sayap ofensifnya, terutama menjelang derby London Utara kontra Tottenham Hotspur Minggu (22/2), yang bakal jadi ujian penting untuk menjaga peluang juara.


