Liputan6.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersiap menghadapi momentum mudik Lebaran 2026 dengan meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Edison Isir mengatakan, potensi pergerakan masyarakat saat mudik tahun ini berpotensi melebihi dari jumlah survei.
“Kita ketahui bahwa berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat yang akan mudik mencapai 143 juta dengan berbagai moda transportasi. Namun realisasinya, biasanya akan lebih dari prediksi potensi,” kata Isir kepada awak media di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Isir memastikan, demi mengantisipasi lonjakan mobilitas pemudik, Polri bersama berbagai pemangku kepentingan akan mengerahkan para personelnya guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran. Salah satunya, dengan mendirikan 2.756 posko di semua titik jalur mudik, baik Pos Terpadu, Pos Pelayanan dan juga Pos Pengamanan.
“Hal ini untuk memastikan pelayanan kepada warga masyarakat bisa ter-deliver,” tegas Isir.
Selain itu, lanjut Isir, Polri juga akan mengamankan berbagai objek vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.
“Total ada 185.544 objek pengamanan yang akan dijaga. Terdiri dari rumah ibadah (masjid), kemudian lokasi salat Id, objek wisata, pusat perbelanjaan, titik-titik migrasi orang, pelabuhan, terminal, stasiun, bandara, demikian juga objek wisata,” ungkapnya.

