Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali berkunjung ke Sumatra Utara (Sumut) untuk memantau perkembangan penanganan bencana banjir dan longsor, Rabu (31/12/2025). Dia menutup tahun 2025 di lokasi terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan.
“Hari ini Bapak Presiden terjun ke Kabupaten Tapanuli Selatan, ke Batang Toru. Di sini ada salah satu desa yang terdampak sangat berat,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat mendampingi kunjungan Presiden Prabowo, dikutip dari siaran pers.
Dia menjelaskan kunjungan Prabowo tersebut untuk memastikan proses penanganan berjalan maksimal, terutama perbaikan jembatan Sungai Garoga yang menghubungkan Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Dengan begitu, proses rekonstruksi pascabencana juga dapat dimulai.
“Supaya (jembatan) dapat segera berfungsi untuk mempercepat pemulihan. Termasuk, (untuk segera masuk ke) tahap rekonstruksi,” jelas Prasetyo.
Di sepanjang jalan dan aliran sungai, Prabowo melihat banyak rumah rusak. Prabowo ingin agar persoalan itu segera ditangani dengan tepat dan cepat.
“Sekali lagi, ini membuktikan komitmen Bapak Presiden untuk terus hadir memastikan penanganan bencana di tiga provinsi dapat berjalan dengan sebaik-baiknya,” tutur Prasetyo.
Momen Hangat Teddy Bersama Anak Korban Bencana
Momen hangat terlihat saat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bertemu anak-anak yang terdampak bencana banjir di Sumatra Utara, Rabu (31/12/2025). Teddy membagikan permen hingga mainan rubik kepada anak-anak yang ada di lokasi bencana.
Hal ini dilakukan Teddy di sela-sela mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Rabu (31/12/2025). Saat itu, sejumlah anak-anak berbaju kaos oblong hadir untuk bertemu dengan Prabowo.
Saat melihat anak-anak itu, Teddy pun membuka ransel bewarna hitam yang digendongnya sendiri di pundak. Teddy merogoh-rogoh isi tasnya untuk mencari permen lolipop dan memberikannya kepada anak-anak.
Senyum sumringah terlihat di wajah anak terdampak bencana. Mereka pun langsung membuka permen tersebut dan memakannya.
Teddy juga sempat berbincang dengan anak-anak terdampak bencana banjir. Tangannya merangkul dan menepuk-nepuk pundak para anak-anak, seakan-akan memberi penguatan.
Sebelum meninggalkan lokasi, Teddy juga memberikan mainan rubik kepada anak-anak. Rubik tersebut berada di tas ransel hitamnya dan dibawa langsung oleh Teddy ke lokasi bencana, untuk dibagikan ke anak-anak.
Rubik tersebut dapat menjadi mainan atau hiburan bagi anak-anak terdampak bencana untuk mengisi waktu luang di posko pengungsian. Rubik dan permen kerap dibawa Teddy saat mengunjungi lokasi bencana Sumatra untuk dibagikan kepada anak-anak.
Sejumlah masyarakat terdampak bencana juga antusias bersalaman dan berfoto dengan Teddy. Mereka berlari-larian mengejar Teddy untuk berswafoto.










